logo
Short Landscape Advertisement Short idul fitri 2019
Bersama Kita Membangun Kemajuan Industri Smelter Nasional
News

Dirut Timah : Ekspansi di Nigeria Masih Sesuai Rencana

JAKARTA – PT Timah Tbk (TINS) menyatakan rencana ekspansi di Nigeria masih sesuai rencana. Saat ini, baik Timah maupun mitranya, Topwide Ltd masih melakukan persiapan pembentukan perusahaan patungan yang akan menjadi induk perusahaan dalam pembangunan pabrik pemurnian dan pengolahan (smelter) timah di Nigeria. Riza Pahlevi, Direktur Utama Timah, mengatakan sesuai dengan rencana, tahun ini proses pembentukan Joint Venture (JV) ditargetkan bisa selesai. Saat ini Timah bersama dengan rekan perusahaannya yang bekerja sama mengelola lahan di Nigeria tersebut masih dalam proses melakukan eksplorasi.

“Progress eksplorasi kan panjang prosesnya. Doakan saja biar kami segera bisa menyelesaikan prosesnya,” kata Riza saat ditemui di Kementerian ESDM, Rabu (12/6).

Smelter akan menyokong tambang Timah di Nigeria yang memiliki luas konsesi 16 ribu hektare. Timah menargetkan bisa menemukan cadangan bijih timah di wilayah tersebut hingga 15 ribu ton per tahun. Target itu bisa tercapai dengan melakukan eksplorasi. Kegiatan eksplorasi sudah dilakukan sejak 2017 dengan cadangan sementara yang diperoleh sebesar 5.000 ton per tahun.

Dalam proses pencarian cadangan baru Timah melakukan banyak penjajakan di beberapa negara. Selain Nigeria, perusahaan juga menjajaki potensi cadangan di Myanmar. Pencarian cadangan produksi dilakukan untuk menjaga keseimbangan, pertumbuhan, dan ketahanan perusahaan. Tercatat, saat ini total cadangan aluvial Timah sebesar 377.549 ton atau masih bisa bertahan sampai 10 tahun ke depan.

Emil Ermindra, Direktur Keuangan Timah, mengatakan Timah belum menganggarkan investasi yang terlalu besar. Anggaran yang sudah tersedia baru Rp80 miliar. “Itu untuk investasi smelter dan kebutuhan modal kerja untuk memperoleh bijih timah dengan membeli dari tambang yang sudah ada,” kata Emil.(RI)