logo
Short Landscape Advertisement Short xmas2020
Bersama Kita Membangun Kemajuan Industri Smelter Nasional
News

IMIP Gelar Konsultasi Publik Pembangunan PLTU Baru

IMIP Gelar Konsultasi Publik Pembangunan PLTU Baru
MOROWALI, IGLOBALNEWS.CO.ID – Satu lagi pembangkit listrik tenaga termal yang akan dibangun di Kawasan Industri PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP).

Rencananya, pembangkit listrik itu akan dibangun di Desa Labota Kecamatan Bahodopi, Morowali-Sulawesi Tengah, dengan kapasitas 350 MW.

Demi mewujudkan proyek tersebut, PT IMIP menyelenggarakan sosialisasi dan konsultasi publik, yang dilaksanakan di Aula Serbaguna Kantor PT IMIP, Sabtu (20/2/2021).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Morowali-Andi Kaharuddin, perwakilan Manajemen PT IMIP-Slamet V Panggabean, Camat Bahodopi, Tahir SE, Konsultan Amdal PT Amdal Mitra Utama yang diwakili oleh Prof Saiful Darman, serta beberapa tokoh masyarakat dan pemuda Desa Labota.

Nantinya, pembangkit listrik tersebut akan dioperasikan oleh PT Walsin Nickel Industrial Indonesia untuk kebutuhan smelter ferronickel dengan target produksi 380 ribu ton per tahun.

Mewakili Manajemen PT IMIP, Slamet V Panggabean mengatakan, keterlibatan masyarakat dalam kegiatan ini memang sangat dibutuhkan.
kterangan poto 1. Magement PT IMIP saat Konsultasi Publik PLTU baru IMIP 2.Masyarakat kawqsan IMIP menyampaikan masukan terkait pembamgunan PLTU IMIP

Masyarakat kawqsan IMIP menyampaikan masukan terkait pembamgunan PLTU IMIP.

Tujuannya, untuk berdialog bersama dan bertukar pikiran mencari solusi guna meminimalkan dampak yang negatif dan memaksimalkan dampak positif yang ditimbulkan oleh pembangunan pembangkit listrik tenaga termal ini.

“Komitmen kami melakukan pengelolaan dan pemantauan lingkungan sesuai dengan peraturan yang berlaku tentu akan dilaksanakan. Perlu diketahui bersama, pemantauan yang kami lakukan akan didukung pula oleh teknologi yang ramah lingkungan,” jelas Slamet V Panggabean.

Di tempat yang sama, Camat Bahodopi, Tahir SE mengatakan bahwa tentunya rencana pembangunan ini akan melahirkan pro dan kontra di masyarakat. Baginya, hal tersebut menjadi sebuah dinamika dalam kehidupan bermasyarakat.

“Yang perlu digaris bawahi di sini untuk masyarakat adalah jangan sampai nanti ada oknum-oknum yang mencoba memanfatkan situasi yang ada demi kepentingan sepihak,” ungkapnya.

Melalui forum ini juga, kita berharap akan melahirkan solusi yang bisa memberikan manfaat yang positif bagi masyarakat Desa Labota khususnya, dan secara umum masyarakat Kecamatan Bahodopi, tegasnya.

peliput : Abd Rahman Tanra.