logo
Short Landscape Advertisement Short idul fitri 2019
Bersama Kita Membangun Kemajuan Industri Smelter Nasional

Recent News Update

Selengkapnya >
News Update Kejati Kepri Dalami Dugaan Korupsi Izin Pertambangan PT GBA Bakal Diperiksa
Kejati Kepri Dalami Dugaan Korupsi Izin Pertambangan, PT GBA Bakal Diperiksa
Selain sudah memanggil dan memeriksa sejumlah perusahaan penerima IUPK tambang bauksit, serta mantan Kepala Dinas ESDM dan DPMPTSP Provinsi Kepri sebagai instansi yang mengeluarkan izin, Kejati juga akan memeriksa direksi PT Gunung Bintan Abadi (GBA) sebagai pemilik quota ekspor bauksit tahun 2018
News Update Produksi nikel matte Vale Indonesia INCO di semester pertama lalu turun
Produksi nikel matte Vale Indonesia (INCO) di semester pertama lalu turun
Hingga semester I 2019, emiten tambang PT Vale Indonesia Tbk (INCO, anggota indeks Kompas100) telah memproduksi sebanyak 30.711 metrik ton nikel matte. Jumlah tersebut lebih rendah dari realisasi penambangan pada periode sama di tahun lalu
Stainless Steel RI Diganjar BMAD oleh China, Apa Penjelasan Pengusaha Baja?
Para pengusaha besi dan baja Indonesia bereaksi terhadap pengenaan bea masuk antidumping terhadap produk baja nirkarat asal Tanah Air oleh Pemerintah China
Masih Tambal Sulam,Revisi UU Minerba Diminta Lebih Transparan
Revisi Undang-undang (RUU) Minerba kembali dibahas Komisi VII DPR-RI. Komisi VII DPR RI pekan lalu menggelar rapat kerja untuk membahas Daftar Isian Masalah bersama Menteri ESDM Ignasius Jonan dan Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto
Mulai 23 Juli 2019, Tiongkok akan mengenakan tarif anti-dumping sebesar 18,1% hingga 103,1% untuk produk baja dari empat negara
Mulai 23 Juli 2019, Tiongkok akan mengenakan tarif anti-dumping sebesar 18,1% hingga 103,1% untuk produk baja dari empat negara. Baja Krakatau Steel Agung Samosir|Katadata Kementerian Perdagangan Tiongkok akan mengenakan bea anti-dumping untuk produk baja RI, Eropa, Jepang dan Korsel mulai besok. Ekspor baja Indonesia ke Tiongkok akan menemui hambatan
Mengurai Penyebab Ekspor Juni yang Masih Seret
Neraca Perdagangan Indonesia pada Juni 2019 tercatat surplus US$ 200 juta. Surplus terjadi karena nilai ekspor lebih tinggi dibandingkan impor